Jaring-jaring Tema Dalam Pembelajaran Tematik

Jaring-jaring Tema Dalam Pembelajaran Tematik

BAB II
PEMBAHASAN

A.      Hakikat Jaringan Tema
Jaringan tema adalah pola hubungan antara tema tertentu dengan sub sub pokok bahasan yang diambil dari berbagai bidang studi terkait. Dengan terbentuknya jaringan tema diharapkan siswa siswi memahami satu tema tertentu dengan melakukan pendekatan interdisiplin berbagai ilmu pengetahuan. Selain ujntuk mempermudah pemahaman, jaringan tema juga mengajari pembiasaan agar siswa siswi mampu berpikir secara integrative dan holistik.

Membuat jaringan tema merupakan bagian integral dari model pembelajaran terpadu yang banyak digunakan. Dalam pembelajaran terpadu, ekplorasi topik/tema menjadi alat pemacu utama bagi pelakasananya. Untuk pemilihan topik atau tema serta menghubungkan satu tema ke tema lainnya menjadi persolaan pentingyang harus dikuasai oleh maupun siswa-siswi.

Membuat jaringan tema merupakan bagian integral dari model pembelajaran terpadu yang banyak digunakan dewasa ini. Lebih spesifik lagi, pembuatan jaringan tema merupakan implementasi dari penerapan pembelajaran terpadu model Webbed. Pembelajaran terpadu model Webbed adalah pembelajaran yang menggunakan pendekatan tematik. Pendekatan ini pengembangannya dimulai dengan menetukan tema tertentu. Tema dapat ditentukan dengan negosisasi guru dan siswa, tetapi dapat pula diskusi sesama guru. Setelah tema tersebut disepakati, dikembangkan sub-sub temanya dengan memperhatikan kaitannya dengan bidang studi (Trianto 2007). Pengembangan tema menjadi sub-sub tema serta pola keterkaitannya inilah yang kemdian membentuk jaringan tema.

[1]
Dari berbagai penjelasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa jaringan tema adalah pola hubungan antara tema tertentu dengan sub-sub pokok bahasan yang telah diambil dari bidang studi terkait. Dengan terbentuknya jaringan tema siswa dapat diharapkan memahami suatu tema tertentu dengan menggunakan pendekatan interdisiplin berbagai bidang ilmu pengetahuan.

[2] Jaringan tema juga mengajari pembiasan agar siswa-siswi mampu berpikir secara integrtif dan holistik.

B.       Prinsip Dan Kriteria Jaringan Tema
Dalam menentukan tema perlu memperhatikan beberapa prinsip yaitu:
1.      Memperhatikan lingkungan terdekat
2.      Dari yang termudah menuju sulit
3.      Dari yang konkret menuju abstrak
4.      Tema yang dipilih harus mungkin terjadi proses berfikir pada diri anak
5.      Ruang lingkup tema disesuaikan dengan usia dan perkembangan siswa termasuk minat kebutuhan dan kemampuan.

Sebuah jaringan tema dapat dikatakan baik apabila telah memenuhi beberapa kriteria. Diantaranya kriteria tersebut antara lain :

1.      Simpel
Jaringan tema dibuat untuk mempermudah penyusunan perencanaan pembelaran secara keseluruhan.

2.      Sinkron
Jaringan tema terdiri dari dua komponen utama yaitu tema pngikat dan materi-materi yang terkait dan bisa masuk dalam cakupannya. Untuk menyusun jaringan tema yang baik, maka hal yang perlu diperhatikan adalah sinkronisasi antara tema antara materi materi yang dijaring didalamnya.

3.      Logis
Keterkaitannya anatara tema dengan materi yang diikat harus  logis. Hal ini mengandung penngertian bahwa yang dijaring betul-betul merupakan bagian dari tema. Sehingga tidak bdibutuhkan tema-tema yang lain untuk menjaring materi-materi tersebut.

4.      Mudah dipahami
Jaringan tema yang baik adalah jaringan tema hyang mudah dipahami oleh semua orang. Dengan demikian, siapapun dapat menyusun dan mengembangkan pembelajaran pembelajaran tematik dengan berpegangan pada jaringan tema tersebut. Jaringan tema diuoayakan tidak hanya dipahami oleh pembuatnya saja, akan tetapi harus dapat digunakan oleh semua orang.

5.      Kemenarikan
Tema hendaknya dipilih yang menarik sesuai dengan minat anak, tingkat perkembangan anak dan bersifat konkrit.

6.      Terpadu.
Tema dan materi-materi diikat oleh kesamaan substansi yang ingin disampaikan kepada siswa-siswi. Oleh karena itu dalam pembuatan jaringan tema, asas keterpaduan antara tema dan materi tidak diabaikan. Pembuatan jarinagan tema diharapkan dapat menampilkan gambaran keterpaduan antara tema dan materi menjadi satu bagian utuh yang akan dikembangkan menjkadi skenario pembelajaran tematik.

[3]

C.     Kekurangan Dan Kelebihan Jaringan Tema
Kelebihan jaringan tema yang mengikuti model pembelajaran terpadu milik Webber adalah:

[4]
1.      Penyelaksian/penentuan tema sesuai minat akan memotivasi siswa-siswi unuk belajar.
2.      Lebih mudah dilakukan oleh guru yang belum berpengalaman.
3.      Memudahkan perencanaan.
4.      Pendekatan tematik dapat memotivasi siswa-siswi.
5.      Memberikan kemudahan bagi siswa-siswi dalam melihat kegiatan-kegiatan dan ide-ide berbeda yang terkait.

Sedangkan kekurangan jaringan tema model pembelajaran terpadu Webber adalah,
1.      Sulit dalam menyeleksi tema.
2.      Cenderung untuk merumuskan tema yang dangkal.
3.      Dalam pembelajaran, guru lebih memusatkan perhatian pada kegiatan daripada pengembangan konsep.

D.    Langkah-Langkah Membuat Jaringan Tema
Pembuatan jaringan tema dilakukan  dengan cara menggabungkan kompetensi dasar dan indikator dengan tema pemersatu. Dengan jaringan tema tersebut akan terlihat kaitannya dengan tema ini dapat dikembangkan sesuai dengan alokasi waktu yang tgersedia untuk setiap tema.

[5]
Langkah langkah membuat jaringan tema:

1.      Menentukan tema, dalam penentuan tema bias dilakukan dengan dua cara yaitu:
a.       Cara pertama: dengan cara mempelajari setandar kompetensi dan kopetensi dasar yang terdapat dalam masing masing pelajaran, dilanjutkan dengan menentukan tema yang sesuai.
b.      Cara kedua: menetapkan terlebih dahulu tema tema pengikat keterpaduan untuk menentukan tema tersebut, guru dapat bekerja sama dengan siswa siswi sesuai dengan minat dan kebutuhan merekan.

2.      Menginventarisasi materi materi yang masuk/ sesuai dengan tema yang telah ditentukan. Langkah ini terlalu rumit karena pada pertemuan sebelumnya telah dilakukan pemetaan tehadap materi materi yang akan diajadikan bahan  pembuatan jaringan tema.

3.      Mengelompokkan materi yan telah diinventarisir kedalam rumpun mata pelajarannya masing masing. Hal ini untuk mempermudah mmencari keterkaitan tema dengan mata pelajaran-mata pelajaran yang disajikan dengan menggunakan model pembelajaran tematik.

4.      Mnghubungkan materi-materi yang telah dikelompokkan dalam rumpun mata pelajaran dengan tema. Pola hubungan antara tema dengan rumpun materi diilustrasikan dengan sebuah bagan .

E.     Contoh jaringan tema
Tema : Tempat umum
Materi yang di padukan antara lain:
1.      Bahasa Indonesia
Ø  Mendengarkan: melaksanakan sesuatu sesuai denganperintah atau petunjuk
Ø  Berbicara: mendiskripsikan benda-benda disekitar dengan kalimat sederhana
Ø  Membaca: membaca nyaring kata dengan lafal dan intonasi yg tepat

2.      Ips
Ø  Menunjukkan sikap hidup rukun dalam kemajemukan di tempat umum, untuk menjelaskan lingkungan yang sehat dan perilaku dalam menjaga kesehatan ditempat umum

3.      Ipa
Ø  Mengenal cara menjaga lingkungan umum agar tetap sehat
Ø  Membedakan lingkungan sehat dengan lingkungan tidak sehat serta menceritakan perlunya merawat peliharaan dan lingkumgan sekitar

4.      Pkn
Ø  Melaksanakan tata tertib di rumah dan di sekolah
Ø  Melaksanakan aturan yang berlakudi masyarakat

BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
1.      Jaringan tema adalah pola hubungan antara tema tertentu dengan sub-sub pokok bahasan yang diambil dari berbagai bidang studi terkait.
2.      Langkah-langkah pembuatan jaringan tema :
Ø  Tentukan tema terlebih dahulu
Ø   Menginvetarisasi meteri-meteri yang masuk / sesuai dengan tema yang telah ditentukan.
Ø  Mengelompokkkan materi-materi yang sudah diinvetarisir ke dalam rumpun mata pelajarannya masing-masing.
Ø  Menghubungkan materi-materi yang telah dikelompokkan dalam rumpun mata pelajaran dengan tema.
3.      Kriteria tema yang baik :
a.       Simpel.
b.      Sinkron.
c.       Logis.
d.      Mudah dipahami.
e.       Terpadu

B.     Saran
Adanya Suatu kurikulum diharapkan memberikan landasan isi, dan menjadi pedoman bagi pengembangan kemampuan siswa secara optimal sesuai dengan tuntutan dan tantangan perkembangan masyarakat.

[1]  Trianto, Mengembangkan Model Pembelajaran Tematik, (Jakarta: Prestasi Pustaka, 2009), h. 144
[2] Herry Hernawan, dkk. Belajar dan Pembelajaran SD ( Bandung: UPI Press, 2007), h. 128

[3] Buku LAPIS, Pembelajaran Tematik, Paket 7, hlm 7-10
[4]http://www.scribd.com/doc/47172149/JARINGAN-TEMA

[5] Wina Sanjaya, Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran, (Jakarta: Kencana, 2009), h. 4

Perjalanan Pacitan Ponorogo Naik Motor Di Pagi Hari

Jalan-jalan artikel ini saya akan mencoba menuliskan tentang perjalanan dari Kota Ponorog ke Pacitan dan sebaliknya, naik kendaraan roda dua (motor) dipagi hari. Perjalaan memang mengasikkan apabila dalam kondisi dan waktu yang tepat, tapi bagaimana kalau pagi hari pagi buanget

Perjalanan Pacitan Ponorogo Naik Motor Di Pagi Hari

Perjalanan naik motor dipagi hari akan terasa dingin apa lagi menuju Kota yang dingin,

Jadwal Posting Artikel Untuk Blog Buku Harian

Hay teman-teman lama tidak update atau menulis artikel bukan berati blog ini sudah tidak terurus lagi akan tetapi sibuk dengan dunia nyata yang tidak bisa ditinggalkan hehe

Jadwal Posting Artikel Untuk Blog Buku Harian

Supaya sesuai dengan judul dan gambar artikel dikesempatan ini saya akan menuliskan tentang jadwal saya untuk update atau memposting artikel, jadi tidak ada jadwal yang pasti dan haruskan untuk saya dalam menulis artikel maksudnya kalau saya sedang sibuk tidak bisa menulis artikel

Tapi apabila saya ada waktu luang disitu saya manfaatkan untuk menulis artikel

Cara Membuat Blog Buku Harian Ramai Pengunjung

Mbakparsi.my.id hayo siapa yang tidak suka blognya ramai dikunjungi orang atau banyak yang membaca artikel-artikel yang tilah kita buat, yaaaps pastinya semua blogger suka dengan halk ini dong. Di artikel ini saya akan mencoba membuat tulisan tentang membahas hal diatas

Cara Membuat Blog Buku Harian Ramai Pengunjung

Ada banyak cara untuk membuat blog ramai pengunjungnya membuat blog terkenal, contoh sederhanya adalah dengan cara membuat postingan yang menarik bermanfaat dan menyelesaikan masalah.

Contoh Template Blog Untuk Buku Harian

Mbakparsi.my.id download dan miliki template blog yang saya gunakan ini, tema yang sangat responsive keren menarik dan juga seo friendly cock untuk berbagai macam nich blog salah satunya iyalah blog buku harian seperti punya saya ini

Contoh Template Blog Untuk Buku Harian

Untuk melihat dulu silahkan lihat gambar diatas atau jelajahi blog ini bagaimana tampilanya menarik bukan,

Isi-Isi Dari Blog Buku Harian

Mbakparsi.my.id selamat datang kembali temen-temen postingan ini saya akan memberikan tentang apa aja isi-isi daari blog harian punya saya ini diantaranya iayalah aktifitas keseharian saya, perjalanan, informasi yang menarik bermanfaat dan lainya

Isi-Isi Dari Blog Buku Harian

Oke mari kita berlanjut