Laporan Hasil Observasi Yang Baik dan Benar 2018

contoh format laporan observasi pembelajaran disuatu madrasah

Laporan Hasil Observasi 
Wawancara Tentang Pembelajaran Bahasa Arab

A. Profil Sekolah dan Narasumber
Nama Sekolah : MIS MA”ARIF SETONO
NPSN : 60714273
Alamat : Jl. raden katong no. 1
Kecamatan : Jenangan
Kabupaten/kota : Ponorogo
Propinsi : Jawa Timur
Narasumber : Imam Mustofa
Jabatan : Staf Tata Usaha dan Guru B. Arab

B. Waktu Wawancara
wawancara dilaksanakan pada :
Hari : Jum’at
Tanggal : 05 Januari 2018
Waktu : pukul 09.00-10.00 WIB

C. Pewawancara
1. Suparsi
2. Gufron Fuadi
3. Anikmatul Huda

D. Hasil Wawancara
P : Penanya
N : Narasumber

P : “kurikulum apa yang digunakan sekolah ini, khususnya pada mata pelajaran bahasa arab?”
N : “MI MA’ARIF SETONO sudah menggunakan kurikulum 2013, untuk seluruh mata pelajaran. Disini pengenalan bahasa arab diajarkan mulai kelas bawah, dalam penerapan kurikulum 2013 baik guru maupuun siswa tidak terlalu sulit, hanya saja buku penunjangnya, evaluasi yang ada di buku yang digunakan dalam kurikuullum 2013 kurang mencukupi, dan datangnnya pun biasanya juga terlambat. Shingga guru harus kreatif untuk mencari soal -soal di buku-buku lain.”
P : “pada kelas berapa saja bapak mengajar bahasa arab ?”
N : “saya mengajar kelas V dan VI, kelas I s/d V lain lagi yang mengajar bukan saya.”
P : “buku  ajar yang digunakan didapat dari mana pak ?”
N : “buku yang saya gunakan dari kementrian agama. Sesuai dengan kurikulum 2013, hanya saja buku nya itu datang nya lambat, kadang menjelang ujian baru datang.
P : “metode pembelajaran seperti  apa yang sering pak imam gunakan dalam proses pembelajaran bahasa arab kelas V maupun kelas VI ?”
N : “saya seringnya menggunakan metode ceramah, tanya jawab, menghafal, dan latihan soal. Dalam mengajar bahasa Arab di kelas V, empat keterampilan berbahasa yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis sudah diterapkan. Bagi saya yang terpenting anak hafal mufradat, dengan begitu nilainya sudah diatas rata-rata. Menulis dan membaca urutan kesekian. Yang terpenting hafalan, karena menurut saya kalau anak sudah hafal mufradat maka mereka akan mudah mengerjakan soal yang ada di ujian yang penting mereka tau mufradat.
P : “apakah bapak sering menggunakan media dalam mengajar ? “
N : “iya, sering juga. Dan saya sering menggunakan media yang ada disekitar madrasah, seperti kebun itu mudah dijangkau dan menurut saya itu lebih disukai anak-anak. Kadang saya juga menggunakan media gambar , ya menyesuaikan sajalah dengan materi yang sedang dipelajari.”
P : “model evaluasi seperti apa yang biasanya bpak imam gunakan untuk pembelajaran ini? “
N : “evaluasi biasanya menggunakan soal-soal yang saya persiapkan jauh-jauh hari.”
P : “apa saja kendala/hambatan yang sering pak imam temui dalam pembelajaran bahasa arab? “
N : “hambatan yang utama yaitu bahan ajar berupa buku yang mana ketika akan mengajar belum ada bukunya, siswa tidak mempunyai pegangan buku ityu menjadi hambatan tersendiri. Kemudian selain itu peserta didik yang sulit memahami makna dari materi yang dipelajari. Karena bahasa arab adalah salah satu bahasa asing yang memang butuh waktu untuk bisa di pahami.”
P : “bagaimana upaya pak imam dalam mengatasi hambatan/kendala tersebut ?”
N : “mengenai bukunya saya mengacu pada buku KTSP yang kemudian materinya saya kembangkan dan saya kemas sedemikian rupa agar lebih menarik peserta didik. Sedangkan mengatasi peserta didik yang begitu sulit memahami  saya berusaha semaksimal mungkin untuk membuat mereka paham, biasanya saya mengulang-ulang materi sampai anak-anak paham. Saya tidak akan jemu mengulangi berapapun kali, agar tujuan dari pembelajaran saya bisa tercpai.

E. Faktor-faktor yang Mempengarui Kesuksesan Pembelajaran Bahasa Arab di MI MA’ARIF SETONO
Berikut ini merupakan faktor pendukung suksesnya kegiatan belajar mengajar Tuma’ninah Yasin Metro :
1. Guru
Faktor pendukung yang terutama berasal dari guru. Guru menciptakan suasana belajar yang informal, tetapi tetap terarah. Suasana santai tetap terarah dengan penerapan metode yang sesuai dan disukai peserta didik.
2. Peserta didik
Guru mengajar di Tuma’ninah Yasin Metro dengan keadaan peserta didik tertib dan kondusif. Dengan demikian, proses pembelajaran tentunya dapat belajar dengan baik
3. Suasana dan Kondisi
Suasana dan kondisi juga sangat mendukung suatu proses pembelajaran. Kondisi ruang belajar yang ditemui sangat nyaman dan bersih. Dengan ruangan yang dilengkapi dengan perlengkapan belajar mengajari.

F. Deskripsi
Dari hasil wawancara yang kami lakukan, kami sedikit menguraikan tentang pembelajaran bahasa arab di MI MA’ARIF SETONO. Pembelajaranbisa saja  berjalan dengan optimal dan kondusif. Hal ini dikarenakan guru selalu mempertimbangan metode, model atau strategi yang tepat digunakan untuk suatu materi pelajaran didalam proses pembelajaran.Metode yang digunakan yaitu metode langsung dan tanya jawab. Metode mungkin kuat dalam proses pembelajarn muhadatsah namun kurang dalm proses pemaham isi sehingga Proses pembelajaran Bahasa Arab berjalan dengan optimal namun kurang disenangi oleh peserta didik.
Namun ada beberapa kekurangan dalam pembelajaran bahasa Arab yang observer temui ketika melakukan wawancara dengan guru bahasa Arab.  Beberapa diantaranya adalah :
1. Rendahnya aktivitas belajar siswa disebabkan karena kurangnya motivasi belajar siswa.
2. Guru bukan merupakan lulusan bahasa Arab, sehingga kurang menguasai metode, strategi, dan evaluasi yang tepat dalam pembelajaran bahasa Arab.
3. Guru tidak tepat waktu ketika memulai pelajaran, sehingga materi yang disampaikan belum semuanya selesai.
4. Metode yang digunakan guru kurang variatif dan terkesan membosankan karena menggunakan metode ceramah dan tanya jawab.
5. Media yang digunakan kurang menarik dan variatif sehingga siswa tidak antusias dalam mengikuti pelajaran.
6. Sarana dan prasarana yang disediakan oleh sekolah kurang memadai.



0 Comments

Posting Komentar

Jangan lupa untuk meninggalkan komentar yang baik yaaak.. biar dirimu mendaptakan pahala

Kan ngak sopan kalo bertamu ngak meningalkan jejak hehe.. .